Wednesday, July 20, 2011

Dahlan Iskan, figur pejabat yang dibutuhkan bangsa


Lagi asik-asik menonton televisi atau bekerja di kantor tiba-tiba listrik padam. Keselnya minta ampun… tapi itu dulu, kini listrik tak lagi byar-pet dan pemadaman bergilir pun tak terjadi kecuali ada kondisi ekstrim seperti hujan angin maupun gangguan yang tidak diprediksi. Pasokan listrik kini jauh lebih baik daripada tahun-tahun lalu seiring dengan berubahnya perusahaan BUMN plat merah tersebut. 

Siapa lagi yang mampu membawa PLN perlahan-lahan menjadi perusahaan kelas dunia selain pak Dahlan Iskan. Diangkat menjadi direktur utama PLN pada January 2010 berkat kenekatan dan kapabilitasnya ketika membangun perusahaan listrik swasta untuk mensuply kebutuhan listrik yang pasokannya tak kunjung sesuai dengan kebutuhan. Berbekal pengalaman ketika berkunjung ke China, ilmunya pun langsung dipraktekan di Indonesia demi untuk membantu Negara yang pontang-panting mengurusi listrik yang byar-pet meskipun dibayangi akan harga jual yang tak sebanding dengan biaya produksi.

Dahan Iskan selama ini lebih dikenal di jawa timur ketika membesarkan jawa pos grup menjadi salah satu media cetak yang sangat disegani di tanah air. Sosok Dahlan Iskan dikenal sangat tegas dan tanpa kompromi. Di tangannya, PLN yang merupakan perusahaan plat merah yang biasanya terkenal merugi dan sarang praktek KKN di revolusi dengan cara bekerjasama dengan KPK dan BPK. Komputer keuangan PLN pun dibuat begitu transparan dengan cara memberi akses kepada BPK untuk melihatnya secara real time. Dahlan Iskan melakuka penelanjangan secara ekstrim terhadap institusi yang dipimpinnya demi untuk menumpas praktek penyalahgunaan anggaran. PLN juga merupakan satu-satunya perusahaan BUMN yang mempersunting KPK untuk selalu mengawasi proses tender yang dilakukan oleh PLN. Jalur pembelian/ pengadaan barang-barang PLN pun dipersingkat sehingga anggaran PLN bisa di efisienkan.

Jakarta yang dahulu sempat mengalami pemadaman bergilir sekarang hampir tak pernah merasakan byar-pet. Pasokan listrik di daerah-daerah yang dahulu mengalami kekurangan kini mulai terpenuhi dengan pembangunan pembangkit listrik maupun kerjasama dengan pihak swasta. Semangat karyawan PLN untuk lebih peduli terhadap institusinya menjadikan kinerja PLN lebih bergairah untuk berkarya demi tugas Negara. Pembangkit listrik yang selama ini tidak efisien dan menyebabkan borosnya bahan bakar langsung direstrukturisasi.

Antrian daftar tunggu yang bisa terjadi bertahun-tahun untuk mendapatkan listrik kini tak terjadi berkat program sejuta sambungan dalam sehari yang telah dilakukan selama dua kali. Program tersebut tak hanya mengurangi daftar rumah yang belum dialiri listrik yang memang belum tercakup tetapi juga memangkas calo atau pungli yang selama ini menjadi rahasia umum ketika melakukan penyambungan listrik baru. Tak hanya itu, Pak Dahlan Iskan juga sering berkeliling ke Indonesia, bukan untuk melakukan pelesir tetapi berkelana ke pelosok-pelosok tanah air yang terpencil untuk mengatasi masalah listrik.

Sosok seperti Pak Dahlan Iskan merupakan figur di tengah kehausan bangsa akan pemimpin yang bisa melakukan perubahan dan bukan janji-janji semata. Program-program nyata selangkah demi selangkah membangkitkan PLN dari keterpurukan. Begitu susah mencari sosok pemimpin yang tak haus akan kekuasaan dan kekayaan yang memanfaatkan jabatan yang diemban. Semoga PLN menjadi penerang bangsa dan menjadi perusahaan kelas dunia yang mampu mengharumkan nama Indonesia.