Monday, May 30, 2011

5 langkah membeli tiket pesawat lewat ATM


Membeli tiket pesawat terkadang kita harus pusing ketika harga yang ditawarkan oleh travel atau agen tiket pesawat terlalu mahal dan untuk memgecek harga berbagai pesawat di agen juga terkesan menghabiskan waktu penjual tiket. Untuk itu lebih baik membeli tiket lewat ATM apabila anda tidak mempunyai kartu kredit, sebelum bertransaksi di ATM kita cukup regristasi via internet. Ada beberapa maskapai yang menyediakan pembelian tiket pesawat via ATM, yaitu Lion Air, Sriwijaya Air dan Batavia Air.

Sebelum memutuskan membeli kita bisa melihat-lihat harganya dahulu dan membandingkan dengan maskapai lain serta jam-jam penerbangan yang disediakan. Beda jam penerbangan terkadang juga berbeda harga jadi kita bisa memilah antara waktu dan fulus yang kita punya. Tiket promosi pun bisa kita ketahui apakah masih tersedia atau sudah habis terjual.

Berikut nih cara-caranya :
Pertama, buka situs maskapai penerbangan yang akan kita pakai lalu pilih penerbangan, isi kota pemberangkatan, kota yang dituju, tanggal keberangkatan dan jumlah tiket yang dibeli (ada kategorinya lho, bayi, anak-anak dan dewasa) yang pasti harganya berbeda-beda. Setelah semua dipilih kita tinggal tekan tombol cari.
Ke-dua, di situs akan muncul darftar jam penerbangan, harga tiket (promosi, ekonomi, bisnis), setelah memilih jam penerbangan yang sesuai dengan kantong lalu kita tinggal tekan tombol lanjutkan deh
Ke-tiga, setelah muncul semua rincian biaya dan kita yakin akan membeli tiket maka tinggal isi saja biodata penumpang yang akan terbang. Pilih pembayaran melalui ATM bank mana kita akan membayar, lalu tinggal klik deh tombol lanjutkan untuk mendapatkan kode nomer yang akan kita pakai di ATM.
Ke-empat, segera ke ATM dan pilih melaui pembelian tiket dan masukkan nomer yang muncul ketika kita regristasi online, jangan lupa simpan struck ATM buat jaga-jaga kalau ada masalah.
Ke-lima, masakapi penerbangan akan mengirim email tiket dan kita tinggal print tiket tersebut untuk digunakan sewaktu check-in di bandara.

University of Melbourne

The University of Melbourne (informally Melbourne University, Melbourne Uni, Unimelb, UOM or just Melbourne) is a public university located in Melbourne, Victoria. Founded in 1853, it is the second oldest university in Australia and the oldest in Victoria. The main campus is located in Parkville, an inner suburb just north of the Melbourne CBD. The university also has several other campuses located across Victoria. It is a member of Australia's "Group of Eight" lobby group, the Universitas 21 and Association of Pacific Rim Universities networks. It is colloquially known as a sandstone university and has one of the the largest financial endowments of any Australian university, standing at $1.173 billion as of 2010.
University of Melbourne

University of Melbourne

University of Melbourne

University of Melbourne

University of Melbourne

University of Melbourne Logo

University of Melbourne Logo

University of Melbourne Logo

University of Melbourne Logo

University of Melbourne Logo

University of Melbourne Logo

Penjaga rasa makanan itu bernama “daun”

Indonesia terkenal kaya akan bermacam-macam resep masakan, berbagai jenis makanan pun tersedia dengan berbagai macam rempah sebagai bumbunya. Tak salah jika surga kuliner pun dapat kita temui dimana pun kita berada di nusantara di tengah berbagai macam makanan modern yang masuk ke negeri ini. Namun ada cara yang unik dalam mempertahankan rasa makanan agar tetap terjaga dan menambah rasa makanan itu sendiri, yakni memakai daun sebagai pembungkus makanan.

Makanan-makanan tersebut umumnya adalah makanan tradisional yang bisa kita dapatkan di pasar tradisional. Pada jaman dahulu daun ini dipakai karena belum adanya tempat pembungkus maupun piring sehingga dipakailah daun selain untuk menjaga rasa makanan yang kaya akan rempah.

Lalu daun apa saja yang dipakai sebagai pembungkus sekaligus penjaga rasa makanan tersebut :
Daun Pisang
Daun pisang dipakai untuk membungkus pepes ikan maupun kue-kue tradisional. Daun ini sangat mudah kita temui di pasar-pasar tradisional. Daun ini menjaga rasa bumbu yang dibalut pada ikan agar tidak keluar sekaligus menjaga aroma ikan terjaga hingga daun pembungkus dibuka untuk disantap ikannya. Daun ini pun juga dipakai untuk membungkus nasi pecel, di restoran-restoran yang bernuansa tradisional daun ini pun dipakai sebagai daya pikat dengan menyajikan masakan diatas daun meskipun sudah ada piring sebagai tempatnya.
Daun Janur
Janur biasa digunakan sebagai penanda dalam acara pernikahan, janur melengkung ini akan ditempatkan di gang dimana lokasi pernikahan berada. Untuk pembungkus makanan janur biasa-nya kita bisa temukan ketika musim lebaran sebagai pembungkus ketupat. Di hari biasa janur juga bisa kita temukan sebagai pembungkus ketoprak atau lontong sayur. Dewasa ini penjual juga menggunakan plastic sebagai pembungkus namun rasa khas-nya akan berkurang.

Daun Jati
Daun Jati dipakai untuk membungkus nasi, sudah mulai jarangnya pohon jati sehingga kita hanya bisa menemukan makanan dengan pembungkus daun jati di daerah-daerah penghasil pohon jati seperti di jawa tengah maupun jawa timur. Nasi yang dibungkus daun jati mempunyai aroma yang khas, nasi akan menempel di daun dan disitulah nasi akan menjadi nikmat rasanya. Daun jati dipakai untuk membungkus nasi pecel, nasi rames maupun nasi uduk.


Inspirasi menulis : lagi makan jajanan tradisional yang dibungkus daun di kampung jadi langsung ditulis dech (ONE)